Selasa, 23 Maret 2010

FATWA HARAM ROKOK


Arfan Yap Bano

Artikel Terkait

* Selamat Datang di Dunia Facebook
* Menguji Capaian 100 Hari
* Ani Vs Ical, Pemenang di Kantong SBY

18/03/2010 09:40
Liputan6.com, Jakarta: Fatwa haram rokok yang dikeluarkan Muhammadiyah, belakangan ini memunculkan pro dan kontra dari masyarakat. Bagi yang diuntungkan dari bisnis rokok sudah tentu fatwa haram harus ditentang lantaran sangat merugikan dan dapat membalikkan periuk nasinya. Sedangkan bagi yang antirokok khususnya kaum ibu dan anak-anak yang selama ini terganggu dengan asap rokok, bahkan gara-gara rokok jatah penghasilan sang bapak untuk keluarga menjadi berkurang, fatwa haram boleh jadi solusi yang tepat.

Menurut Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi, fatwa haram rokok bisa membantu melindungi anak-anak dari bahaya merokok. Kak Seto--demikian Seto Mulyadi kerap disapa--berharap fatwa haram rokok itu bisa membantu menyehatkan masyarakat Indonesia dan menjauhi rokok. Utamanya di kalangan anak-anak. "Dari 60 juta perokok, jumlah perokok anak sangat signifikan, mulai dari usia 5-9 tahun, hingga usia 10-15 tahun. Mereka terpengaruh dengan iklan rokok di televisi dan iklan di luar ruangan," ujarnya.

Fatwa haram rokok juga dinilai sejalan dengan Undang-undang Kesehatan dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan yang bertujuan melindungi anak. "Hanya Indonesia, negara di Asia Tenggara, yang masih membolehkan tayangan iklan rokok di TV. Padahal 90 persen anak melihat tayangan TV dan terpengaruh iklan," kata Kak Seto. Ironisnya, rokok merupakan produk yang banyak dibeli masyarakat miskin, bahkan nomor dua setelah beras.

Kembali ke soal fatwa haram rokok, menurut sejumlah sumber sebenarnya sejak abad pertengahan sudah menjadi perdebatan bagi kalangan ulama. Sejumlah ulama di sejumlah negara muslim sudah menyatakan fatwa haram merokok. Bagi ulama golongan ini rokok merupakan salah satu dari bentuk pemborosan. Uang yang seharusnya digunakan untuk hal-hal postif dan bemanfaat, justru harus dibakar, diisap asapnya dan lalu kemudian diembuskan lagi, benar-benar mubazir.

Argumen para ulama pendukung fatwa haram rokok ini juga dikuatkan dengan mengutip ayat Alquran yang menyatakan: "Dan janganlah kalian menjerumuskan diri kalian dalam kehancuran, kerusakan, kebinasaan." Berangkat dari landasan ini, mereka menganalogikan bahwa bahaya yang ditimbulkan rokok sama halnya dengan menjerumuskan diri ke dalam jurang kehancuran dan kebinasaan. Atas dasar itulah, maka fatwa haram menjadi langkah yang tepat untuk menghindarkan manusia dari jurang kehancuran.

Sedangkan sejumlah ulama lain yang menolak fatwa haram berpendapat bahwa tidak ada satu nash pun, baik berupa ayat Alquran ataupun hadis yang secara tegas dan pasti menyebutkan tentang haramnya rokok. Sebagai jalan tengah dikeluarkanlah fatwa makruf bagi rokok, sebagai hal yang harus dihindari dan levelnya berada sedikit di bawah haram.

Keluarnya fatwa haram rokok sebagaimana yang dilakukan Muhammadiyah, tidak lain dari makin menguatnya kesadaran akan kesehatan. Alhasil, para ulama yang mendukung fatwa rokok haram seolah makin mendapat pembenaran akan kajian ilmiah dari bahaya merokok. Nah yang menjadi pertanyaan sekarang efektifkah fatwa haram rokok untuk lebih menjadikan umat yang lebih baik dari sisi kesehatan ataupun sisi keuangan keluarga.

Apa sih manfaatnya merokok bagi seseorang? Dulu waktu penulis masih sekolah menengah tingkat pertama, secara guyon salah seorang ibu guru yang sudah tentu bukan perokok, mengatakan ada dua keuntungan bagi orang yang merokok. Pertama rumah seorang perokok aman dari gangguan maling, karena setiap malam sang perokok berat pasti batuk-batuk, sehingga maling enggan masuk karena mengira sang tuan rumah belum tidur.

Kedua para perokok menurut sang ibu guru, biasanya juga lebih berani terhadap serangan hewan buas, seperti anjing, atau mungkin harimau sekalipun. Bila orang lain dikejar anjing atau mungkin harimau pastilah yang bersangkutan mengambil langkah seribu, sedangkan bagi perokok jangankan mengambil langkah seribu mengambil langkah sepuluh pun napasnya sudah ngos-ngosan, jadilah dia dinilai sang guru lebih berani. Sudah tentu kedua alasan di atas hanya guyonan dan sindiran sang ibu guru agar murid-muridnya tidak menjadi perokok.

Bagi para perokok sejati masalah rokok bukan lagi hanya bermain di fatwa haram atau tidak. Meski umumnya sudah tahu merokok dapat berakibat serius bagi kesehatan seperti kanker, impotensi, dan gangguan kehamilan, dan parahnya, dampak negatif terhadap kesehatan tersebut bukan hanya menimpa para perokok, tapi juga orang-orang di sekelilingnya. Namun bagi para perokok hal tersebut bisa saja diabaikan demi mendapatkan sebuah kepuasan. Embusan asap rokok bagi para perokok kadang-kadang membantu dalam konsentrasi bekerja, alat untuk bersosialisasi dan mencari teman, dan berbagai alasan lainnya.

Bagi para perokok sejati pada saat ini entah fatwa haram atau makruf tidak akan mempengaruhi niatnya untuk merokok. Belajar dari pengalaman sudah banyak fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekalipun yang tidak digubris oleh umat. Seperti fatwa Golput Haram pada saat pemilu akan berlangsung, toh angka golongan putih atau orang yang tidak menggunakan hak pilihnya tetap tinggi.

Larangan merokok di sejumlah tempat umum lengkap dengan sanksinya yang dikeluarkan pemerintah pun tidak digubris. Terlebih, kalau hanya sekadar haram atau makruf. Kalau memang ingin benar-benar efektif mengurangi dampak bahaya merokok mungkin sebaiknya dikeluarkan cara lain yang dapat lebih efektif, seperti menaikkan cukai rokok hingga ratusan persen atau mungkin ribuan persen. Selain akan makin meningkatkan penerimaan negara, kenaikan cukai yang akan menaikkan harga rokok diharapkan dapat menekan perokok-perokok baru.

Kenaikan cukai rokok juga harus disertai dengan peningkatan asuransi bagi kesehatan masyarakat. Perangkat hukum yang jelas soal pengaturan iklan rokok, dan kampanye antirokok pun harus terus menerus dilakukan. Tidak ada salahnya juga membuat aturan perundang-undangan kesehatan yang secara tegas memungkinkan industri rokok digugat oleh konsumen akibat dampak buruknya terhadap kesehatan, sebagaimana di negara-negara maju. Di negara maju ancaman beratnya hukuman membuat mereka memindahkan industri rokoknya ke negara berkembang yang masih lemah aturan hukumnya, termasuk di Indonesia.(AYB/ANS)

Senin, 22 Februari 2010

MERK DRUM TERBAIK

-merek drum ter-baik antaralin:
1. Tama Rockstar
2. Yamaha Stage Custom Advantage
3. Pearl Export
4. Sonor Force 2001

Drum Tama mempunyai the best looks dari 3 set drum lainnya. Tampilannya sangat cocok untuk para rocker di awal millenium ini dilihat dari tom-tom yg menggunakan RIMS dan finishing yg top notch. Tapi, the best sounding drum dan the best value dipegang oleh Yamaha. Suara Yamaha sudah lebih dari cukup sebagai standart rekaman. Aksesorisnya sendiri sangat murah, banyak pilihan dan sangat mudah didapat (karena pabriknya ada di Indonesia). Seperti contoh: Tama cymbal/tom holder clamp mempunyai harga Rp 250.000 sedangkan Yamaha cymbal/tom holder clam mempunyai harga sekitar Rp 85.000!!!! Pearl Export memang mempunyai harga yg hampir sama dengan Tama rockstar, tapi hardware yg fleksible dan pedal yg halus menjadikan Pearl mempunyai nilai tambah tersendiri. Dan bahkan suaranya dapat dikatakan lebih penuh daripada Tama. Sonorpun mempunyai suara yg tebal, tetapi drumhead kurang kuat.. Looksnya cukup unik dan memberi kesan futuristik.

-krena merek Rolling sudah lama banget dipakainya.

-yang perlu diketahui pada saat Anda akan memilih set drum bekas :

1. Tension Rods
Periksalah apakah tension rods ini masih berfungsi dengan baik, kemudian cek dratnya. Jika kondisinya agak berkarat, jangan takut karena hal ini cukup mudah untuk mengatasinya. Cukup dibersihkan dengan sikat atau kuas. Sebelum dibersihkan, sebaiknya direndam dulu dengan bensin.

2. Ring/Hoops
Lihatlah, apakah permukaan ring/hoopsnya rata/sharp karena jika tidak rata/bengkok, hal ini akan membuat suara tom menjadi Overtone/Flanging. Hal ini dapat dirasakan saat kita memainkan drum dari penyewaan sound system tersebut.

3. B.D. Spurs
Kaki pada bus drum untuk acara event organizer amat penting diperhatikan karena jika kondisinya tidak stabil/tidak kokoh, akan mempengaruhi permainan seorang drummer. Tentu saja, kaki drum semacam ini tidak akan bisa menyangga seluruh komponen drum saat di set. Bisa-bisa set drum berantakan saat seorang drummer memainkan drumnya.

4. Hardware
Periksa kondisi boom stand, straight stand, snare stand, kaki karet, wing bell, tripod brace, wing nut, cymbal filter, busa, dan memory lock dari penyewaan alat musik. Biasanya hardware semacam ini kurang begitu diperhatikan, karena kebanyakan seseorang lebih memperhatikan penampilan dan soundnya saja. Padahal hardware dari penyewaan sound system ini akan banyak mempengaruhi stabilitas drum itu sendiri. Ada beberapa cara untuk mengetesnya, yaitu:
* Cara mengetesnya, setlah dengan kondisi simbal terpasang. Jika goyang atau masih bisa diputar tiangnya sementara tripodnya tetap, berarti ada masalah di rumah wing nut (sudah aus).

* Pedal: Cobalah pada posisi seting di bass drum. Jika pantulan PJ pemukul pedal kurang suspensinya (wrong flexible), cek per samping kemudian kencangkan. Jika tidak juga berfungsi, berarti pernya sudah lemah (gear). Pada kedua sisinya, bola didalamnya sudah banyak yang pecah sehingga mengurangi akurasi pada pedal secara keseluruhan.

* Niklat: Periksa suspensinya (juga di cek dalam keadaan set), periksa hi-hat clutch/pengunci cymbal hi-hat. Dapat dites dengan cara memainkan floorboard hi-hat. Kalau kondisinya sudah tidak sempurna, maka suara hi-hat yang dimainkan menjadi tidak rata.

Sabtu, 13 Februari 2010

BLOG BARUUU

alhamdulillah hirabbil 'alami.
puji syukur saya ucapkan kepada ALLAH.SWT.. Yang telah melimpahkan rahmatnya dan karunianya kepada saya..
karena tanpa ada akaal,fikiran yang di berikan oleh allah kepada saya,saya tidak akan menyelesaikan tugas membuat blog ini..
terima kasih kepada kalian yang telah membuka bLog saya..